Tampilkan posting dengan label Palm. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Palm. Tampilkan semua posting

Juli 07, 2010

HP Kurangi Karyawan Palm

Setelah akuisisi HP terhadap Palm kelar, HP berencana mengembangkan produk-produk baru di pasar perangkat mobile, menggunakan sistem operasi webOS yang selama ini dikembangkan oleh Palm.Setelah merampungkan akuisisinya terhadap pembuat ponsel cerdas Palm, HP mulai memecati karyawan dari perusahaan Palm.
Menurut laporan terbaru dari situs AllThingsDigital, HP akan memecat beberapa karyawan dari perusahaan Palm.
Tak jelas berapa jumlah karyawan Palm yang dipecat HP. Namun, menurut sumber  AllThingsDigital, jumlahnya mencapai dua digit. yang berarti mencapai belasan atau puluhan karyawan.
HP-Palm LogoMemang, bila dibandingkan jumlah karyawan HP yang jumlahnya sekitar 310 ribu orang, jumlah itu tak terlalu signifikan. Namun, bagi karyawan Palm yang mengharapkan kesejahteraan yang lebih baik di bawah HP, ini merupakan hal yang menyedihkan.
"Bagian dari strategi integrasi adalah konsolidasi dari fungsi-fungsi dan operasi-operasi yang sesuai. Akan selalu ada pergantian orang di sebuah organisasi," kata humas HP kepada AllThingsDigital.
"Para pekerja Palm secara keseluruhan adalah para pekerja yang antusias untuk mendapatkan kestabilan finansial dan skala global yang dibutuhkan untuk memenuhi visi mereka."
Dengan webOS, HP bakal membesut komputer tablet baru untuk menyaingi Apple iPad. Sebelum akuisisi Palm, HP pernah berniat untuk membuat tablet berbasis platform Windows. Namun setelah mengakuisisi Palm, niat tersebut diurungkan dan HP beralih pada webOS.

teknologi.vivanews.com

Selengkapnya

Juli 03, 2010

Palm akan jadi OS Smartphone, Tablet, dan Netbook

HP-PalmNasib Palm di tangan Hewlett-Packard (HP) akhirnya menjadi jelas setelah resmi akuisisi. Platform WebOS yang merupakan portofolio paling akhir buatan Palm akan digunakan dan dikembangkan HP ke dalam berbagai lini produknya.

"Palm akan tetap memegang tanggung jawab dalam pengembangan perangkat lunak WebOS dan produk berbasis WebOS dari smartphone hingga PC slate (tablet) dan netbook," demikian pernyataaan resmi HP. Unit bisnis Palm akan berada di bawah Personal System Group HP dan diharapkan dapat menggenjot pangsa pasar HP di bisnis ponsel pintar dan perangkat bergerak lain yang nilainya 100 miliar dollar AS.

Hal ini menegaskan spekulasi uang menyatakan bahwa HP akan menjadikan WebOS sebagai platform utama bisnis mobile devices, seperti PDA yang pernah dikembangkan HP dan tablet/slate yang masih taraf prototipe. Kerja sama dengan Microsoft untuk menggunakan platform Windows di ponsel pintar dan tablet pun menjadi tidak jelas.

Sebagai informasi, Palm setuju diakuisisi HP senilai 1,2 miliar dollar AS pada 28 April lalu setelah perusahaan tersebut terus mengalami kerugian. Meski menjadi pionir produk ponsel pintar melalui Palm Treo, Palm akhirnya gagal bersaing dengan Apple dan BlackBerry di pasar ponsel pintar. Palm juga sempat mencoba masuk pasar netbook, tetapi gagal sebelum mengeluarkan produk pertamanya.
Selengkapnya

April 29, 2010

Palm dipastikan akan diakuisisi HP

Pembeli Palm ternyata bukan Lenovo tetapi Hewlett-Packard (HP) yang akhirnya akan mengakuisisi perusahaan smartphone itu.
Demikian terungkap dalam keterangan tertulis HP yang dikutip detikINET dari Gadgetell, Kamis (29/4/2010). Nilai transaksi itu diperkirakan mencapai USD 1,2 miliar.
HP pun tampaknya kepincut dengan sistem operasi webOS yang dimiliki Palm. "Sistem operasi inovatif dari Palm menyediakan platform yang ideal untuk mengembangkan strategi mobilitas HP," tutur Todd Bradley, Executive Vice President, Personal Systems Group dari HP.
Jon Rubinstein, Chairman dan CEO Palm pun turut menyuarakan optimismenya atas transaksi ini. Pria yang akan tetap memimpin Palm pasca transaksi ini berharap jaringan global HP akan membantu menumbuhkan webOS.
Dari transaksi ini, pemegang saham Palm akan menerima USD 5.70 untuk setiap lembar saham. Transaksi ini diperkirakan akan selesai pada 31 Juli 2010.

detikinet.com
Selengkapnya

April 16, 2010

Menyedihkan, Palm Diperkirakan Bangkrut


Palm Pre, ponsel pintar anyar besutan Palm (gizmodo.com)

Jon Rubinstein, Chief Executive Officer Palm yang sempat menjabat kepala unit iPod di Apple sering menyatakan, Palm tidak perlu menjadi sebesar kompetitornya untuk dapat bersaing.

Saat ini palm menjadi seperti tikus di ruangan yang disesaki oleh pemain besar seperti Apple, Research in Motion, Samsung, Nokia, Google, dan Microsoft yang sedang berusaha memegang kontrol seperti apa smartphone masa depan.

Seperti VIVAnews siarkan sebelumnya, HTC sedang mempertimbangkan untuk membeli Palm. Kabar itu sontak membuat saham Palm di NASDAQ naik 32 persen. Padahal, tahun ini saham produsen tersebut telah anjlok sebesar 60 persen, gara-gara Pre dan Pixi tidak laku.

Sebenarnya, Palm punya aset yang bernilai. Dana cadangan sebesar 539 dolar AS, sejumlah hak paten mulai dari hardware, software, serta teknologi penghemat energi, sampai ke webOS, sistem operasi mobile mereka.

Dengan aset tersebut, Palm sebenarnya bisa bersaing dengan pemain besar. Sayangnya, mereka tidak belajar dari pengalaman perusaahaan teknologi tinggi yang gagal selama ini. Teknologi tercanggih sekalipun tidak akan sanggup mengalahkan ilmu marketing yang baik.

Untuk tahun fiskal yang berakhir Mei 2009, Palm alami kerugian operasional sebsar 265 juta dolar AS. Sampai Maret 2010, Palm sudah mengalami kerugian sebesar 22 juta dolar.

Sayangnya, analis memperkirakan bahwa peningkatan saham Palm tidak akan berlangsung lama karena Palm belum dapat menemukan pembeli. Meski Palm telah menunjuk Goldman Sachs Group dan Frank Quattrone untuk mencarikan pembeli yang mau membayar 1,1 miliar dolar AS pada Palm, tampaknya tidak banyak konsumen yang ingin membeli perusahaan pembuat handset yang masa depannya tidak pasti.

Seperti VIVAnews kutip dari Brightsideofnews, 15 April 2010, Rubinstein menyebutkan bahwa kalau kerjasama mereka dengan Verizon dalam menghadirkan Pre Plus dan Pixi plus dilakukan lebih cepat, mereka memiliki peluang yang lebih baik untuk dapat bersaing dengan Droid.

Charlie Wolf, analis dari Needham & Co menyebutkan bahwa ia pesimis akan ada perusahaan yang membeli Palm dalam waktu dekat. Wolf bahkan menyebutkan bahwa Palm mungkin akan mengajukan bangkrut.

Analis lain memperkirakan bahwa HTC memang mungkin akan membeli Palm. Akan tetapi, tampaknya mereka akan menunggu sampai nilai sahamnya kembali turun sampai ke titik terrendah. Setelah itu baru mereka melakukan pembelian.

Apapun yang terjadi, sangat disayangkan bahwa sebuah perusahaan yang ikut mempelopori teknologi smartphone kini terkatung-katung dan dianggap tidak layak untuk diselamatkan.

Bahkan pemegang utama saham Palm, Elevation Partners, yang didukung oleh investor dari kalangan terkemuka yakni Bono, vokalis group musik U2 dianugerahkan gelar sebagai investor terburuk di Amerika.


Muhammad Firman
• VIVAnews
Selengkapnya

Januari 08, 2009

Penulisan teh jadi the

Kalo pake Treo, khususnya Treo 650 pas tulis sesuatu baik itu di Memo, SMS or Calendernya, mengalami proses autocorect khususnya bila nulis kata "teh" (maklum kalo orang Sunda sering nulis kata teh) trus berubah jadi "the", bila ini terjadi silahkan instal prc ini :

http://mytreo.net/downloads/autocorrect-enus,753.html

Perlu diingat prc nya beda beda tergantung dari ROM Treo yang dipake.
Silahkan coba..
Selengkapnya